April 26, 2012


Saat berada dalam sel penjara intelijen Mesir pada 1962 selama 5 hari, syeikh Qardhawi menyusun bait-bait Munajat dan doa Ibtihal penuh  pengharapan, berikut sebagian kecil di antaranya.

يـامَن له تعنو الوجوهُ وتخــشعُ * * * ولأمرهِ كل الخــلائق تخضعُ
Wahai yang kepadanya lah wajah-wajah menghadap khusyuk .. dan pada perintahnya segenap makhluk tunduk

أعنو إليك بجبهة لم أحنِها يـوما * * * إلالوجـهـك ساجـدا أتــضرع
Aku menghadapkan kepada-Mu dahi yang tak pernah aku tundukkan selain dihadapan-Mu, dalam sujudku penuh permohonan

وإلـيـك أبـسط كــف ذلاً لـم تـكن * * * يـوماً لغيرسؤال فـضلك تـُرفعُ
Aku tengadahkan pada-Mu telapak tanganku yang tak pernah sekalipun kuangkat selain memohon anugerah-Mu

أنا من علمتَ المذنب العاصي الذي * * * عظُمت خـطاياه فجاءك يهرع
Hamba yang Engkau tahu sebagai pemaksiat yang berlimpah dosa, kini bergegas mendatangi-Mu

كم من ساعة فرطت فيها مسرفا * * * وأضـعـتـهـا في زائـلٍ لا يـنــفع
Betapa banyak waktu-waktuku terbuang begitu saja, aku habiskan dalam kesia-siaan tanpa makna

 كـم بــــتُ لــيــلي كــله مـُـثـاقــلاً * * * وذووالـتـقـى حـولي قـيـامٌ رُكـع
Betapa sering aku tertidur dengan begitu lelap, sementara orang-orang bertakwa disekitarku terbangun untuk qiyam dan rukuk

 كم زيـنت لي الـنفسُ سـوء فـعالها * * * فـأطـعـتـهـا ضـعـفاً وبـئس الـطّـيـعُ
Betapa sering hawa nafsuku menghias hal-hal buruk agar ku tertarik, lalu aku ikuti sepenuh ketaatan

 كم وسوس الخـنـاس فـي صـدري فـلم * * * يـجـدالذي يـعـلوقـفـاه ويـصـفـعُ
Betapa sering syetan membisiki dadaku dan tidak mendapati seorangpun mencengkeram lehernya dan menamparnya

 كم أقـرأ الآيـات لـونـزلت عـلى * * * شُـم الجـبـال رأيــتـها تـتـصـدعُ 
Betapa sering aku membaca Ayat Al-Quran tanpa kesan, sementara jika ayat2 itu diturunkan pada gunung akan terguncang hebat

 مـالي أرددوعــدها ووعــيـدها * * * مـارقّ قـلبي أوجـرى لي مـدمعُ
Ada apa denganku berulang2 membaca ayat2 janji dan ancaman, namun hatiku tak menjadi lembut dan tak juga mengalir air mata ini

 كـم مـن نـفـوسٍ بالهـدى ذكـرتـهـا * * * فـمـضـت كـمايـمـضي الـجـوادُ المـسـرعُ
Betapa banyak jiwa aku berikan nasehat atas hidayah Allah, namun segera berlalu secepat kuda melesat


 يـاحـسـرتـا أعــظُ الأنـام فـليـتـني * * * نـفـسي وعـظـتُ فـوعـظُ نــفـسـي أنــفــعُ
Sungguh meruginya diriku, menasehati orang-orang, seandainya diriku sendiri yang aku nasehati tentu lebih bermanfaat

 *dikutip dan diterjemahkan dari Kitab " Ibtihalat wa da'awat" oleh Syeikh Yusuf Qardhawi - Darul Qolam Damaskus
LEMBAR KERJA SISWA

Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan oleh guru sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran. LKS yang disusun dapat dirancang dan dikembangkan sesuai dengan kondisi dan situasi kegiatan pembelajaran yang akan dihadapi. LKS juga merupakan media pembelajaran, karena dapat digunakan secara bersama dengan sumberb elajar atau media pembelajaran yang lain. LKS menjadi sumber belajar dan media pembelajaran tergantung pada kegiatan pembelajaran yang dirancang.
Lembar Kerja Siswa

LKS merupakan salah satu sarana untuk membantu dan mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar sehingga akan terbentuk interaksi yang efektif antara siswa dengan guru dan dapat meningkatkan aktifitas siswa dalam peningkatan prestasi belajar.
Dalam lembar kerja siswa (LKS) siswa akan mendapatkan uraian materi, tugas, dan latihan yang berkaitan dengan materi yang diberikan. Dengan menggunakan LKS dalam pengajaran akan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk ikut aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian guru bertanggung jawab penuh dalam memantau siswa dalam proses belajar mengajar.
Penggunaan LKS sebagai alat bantu pengajaran akan dapat mengaktifkan siswa. Dalam hal ini, sesuai dengan pendapat Tim Instruktur Pemantapan Kerja Guru (PKG) dalam Sudiati (2003 : 11), menyatakan secara tegas “salah satu cara membuat siswa aktif adalah dengan menggunakan LKS”.

Pengertian Lembar Kerja Siswa (LKS)

Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembaran kertas yang intinya berisi informasi dan instruksi dari guru kepada siswa agar dapat mengerjakan sendiri suatu kegiatan belajar melalui praktek atau mengerjakan tugas dan latihan yang berkaitan dengan materi yang diajarkan untuk mencapai tujuan pengajaran”.

Pengertian Lembar Kerja Siswa Menurut Dhari dan Haryono

Lembar kerja siswa adalah lembaran yang berisi pedoman bagi siswa untuk melakukan kegiatan yang terprogram. Setiap LKS berisikan antara lain: uraian singkat materi, tujuan kegiatan, alat/ bahan yang diperlukan dalam kegiatan, langkah kerja pertanyaan – pertanyaan untuk didiskusikan, kesimpulan hasil diskusi, dan latihan ulangan
Jadi, Lembar Kerja Siswa LKS bisa diartikan lembaran-lembaran yang digunakan peserta didik sebagai pedoman dalam proses pembelajaran, serta berisi tugas yang dikerjakan oleh siswa baik berupa soal maupun kegiatan yang akan dilakukan peserta didik
Model Pembelajaran kooperatif tipe NHT

Menurut Slavin dalam Isjoni (2010:15) adalah suatu model pembelajaran dimana siswa dalam kelompok kecil terdiri 4-6 orang, siswa belajar dan bekerja secara kolaboratif dengan struktur kelompok yang heterogen. Tujuan pembelajaran kooperatif adalah untuk meningkatkan partisipasi siswa dan mempersiapkan siswa agar memiliki sifat kepemimpinan. Pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) merupakan salah satu teknik pembelajaran kooperatif. Menurut Spenser Kagan dalam Trianto (2009:82) melibatkan lebih banyak siswa dalam menelaah materi yang tercakup dalam suatu pelajaran dan menegecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut. Selanjutnya Kagan Spenser dalam Anita Lie (2008:59) menyatakan teknik ini memberi kesempatan kepada siswa untuk saling membagikan ide-ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat. 
Menurut Trianto (2010:82) dalam mengajukan pertanyaan dalam kelas, guru menggunakan struktur empat fase sebagai sintaks NHT berikut : 

Fase sebagai sintaks NHT Menurut Trianto

Fase 1 : Penomoran. Guru membagi siswa kedalam kelompok beranggota 3-5 orang dan kepada setiap anggota kelompok diberi nomor 1 sampai 5. 
Fase 2 : Mengajukan pertanyaan. Guru mengajukan sebuah pertanyaan kepada siswa. Pertanyaan dapat bervariasi. Pertanyaan dapat spesifik dan dalam bentuk kalimat tanya. Misalnya, “berapakah jumlah gigi orang dewasa?” Atau arahan, misalnya “pastikan setiap orang mengetahui 5 buah ibu kota propinsi yang terletak di Pulau Sumatera”. 
Fase 3 : Berpikir bersama. Siswa menyatukan pendapat terhadap jawaban pertanyaan itu dan menyakinkan tiap anggota dalam timnya mengetahui jawaban tim.

Fase 4 : Menjawab. Guru memanggil suatu nomor tertentu, kemudian siswa yang nomornya sesuai mengacungkan tangannya dan mencoba untuk menjawab pertanyaan untuk seluruh kelas.
Selanjutnya Sofan Amri dan Iif Khoiru Ahmadi (2010:176) menyatakan dimana terdapat lima langkah pembelajaran kooperatif tipe NHT, yaitu : 

Lima langkah pembelajaran kooperatif tipe NHT

  1. Guru membagi siswa kedalam kelompok yang beranggotakan 3-5 orang dan diberi nomor untuk setiap siswa. Kelompok Kooperatif merupakan pecampuran yang ditinjau dari latar belakang sosial, ras, suku jenis kelamin dan kemampuan belajar. 
  2. Guru mengajukan pertanyaan secara langsung atau melalui LKS. 
  3. Siswa mendiskusikan jawaban bersama-sama dan memastikan semua anggota kelompok mengetahui jawabannya. Jika perlu, ada anggota yang berfungsi untuk mengecek jawaban dari masing-masing anggota. 
  4. Guru memanggil siswa dengan menyebut nomor secara acak dan siswa dengan nomor tersebut mengangkat tangan dan memberikan jawaban untuk disampaiakn keseluruh siswa di kelas. 
  5. Pada akhir sesi, guru bersama siswa menyimpulkan jawaban akhir dari semua pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang disampaikan.
Demikian sedikit ulasan mengenai Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT yang dapat kami ulas, untuk detail mengenai Pembelajaran NHT saudara dapat membeli buku tentang kooperatif, semoga tulisan saya diatas dapat memberikan gambaran awal ketika saudara akan melakukan Penelitian Tindakan Kelas.
SIKLUS PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan melalui empat langkah utama yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Empat langkah utama yang saling berkaitan itu dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas sering disebut dengan istilah siklus.
siklus penelitian tindakan kelas
Dalam penelitian tindakan kelas akan direncanakan beberapa siklus, tergantung dari kebutuhan peneliti. Setiap siklus penelitian tindakan kelas terdiri dari beberapa kali pertemuan penyajian materi dengan satu kali pertemuan ulangan harian. Sebelum dilaksanakan siklus pertama diadakan refleksi awal terlebih dahulu. Refleksi awal dilakukan oleh peneliti dalam rangka mencari informasi untuk mengenali kondisi awal guna mendapatkan masalah yang tepat, merumuskan masalah dan merencanakan tindakan yang akan dilakukan. Dalam penelitian Tindakan Kelas, komponen siklus dijelaskan sebagai berikut :

4 Siklus dalama penelitian Tindakan Kelas 

a. Perencanaan

Pada tahap perencanaan ini peneliti menyusun perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), menyusun tes hasil belajar Ulangan Harian (UH), Pekerjaan Rumah (PR), dan membuat lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa. 

b. Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan dilakukan pada proses pembelajaran secara terstruktur sesuai dengan Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), memberikan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan menerapkan pembelajaran Quantum Teaching. 

c. Pengamatan

Pengamatan dilakukan terhadap aktivitas, interaksi dan kemajuan belajar siswa selama pembelajaran berlangsung. Pengamatan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan. Pengamatan bertujuan untuk mengamati apakah ada hal-hal yang harus segera diperbaiki agar tindakan yang dilakukan mencapai tujuan yang diinginkan. 

d. Refleksi

Kegiatan refleksi yaitu mengkaji, melihat, dan mempertimbangkan atas hasil atau dampak dari tindakan, kelemahan, dan kekurangan dari proses pembelajaran yang dilakukan diperbaiki dengan rencana selanjutnya.
PRINSIP  PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING
 
Salah satu upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada berbagai mata pelajaran di sekolah, perlu adanya penelitian tindakan kelas yang sifatnya lebih inovatif agar pembelajaran yang terjadi lebih bisa dinikmati siswa dengan penuh semangat dan gairah, agar siswa lebih punya motivasi untuk lebih giat belajar. Model pembelajaran yang sesuai adalah Quantum Teaching.
Dengan adanya pembelajaran yang bersifat kreatif dan menyenangkan sebagaimana dituntut dalam pembelajaran Quantum Teaching, maka siswa akan merasa mudah mempelajari berbagai mata pelajaran di sekolah, karena ketika belajar itu menyenangkan pada akhirnya kemampuan belajar siswa akan meningkat dan nilai pelajaran akan mencapai ketuntasan. Quantum teaching memiliki lima prinsip (Deporter, 2008:7) adalah sebagai berikut :

5 Prinsip Pembelajaran Quantum Teaching

1. Segalanya Berbicara

Segalanya dari lingkungan kelas hingga bahasa tubuh, dari kertas yang dibagikan hingga rancangan pelajaran semuanya mengirim pesan tentang belajar. 

2. Segalanya Bertujuan

Semua yang terjadi dalam penggubahan kita mempunyai tujuan. 

3. Pengalaman sebelum Pemberian Nama

Otak kita berkembang pesat dengan adanya rangsangan kompleks, yang akan menggerakkan rasa ingin tahu. Oleh karena itu, proses belajar paling baik terjadi ketika siswa telah mengalami informasi sebelum mereka memperoleh nama untuk apa yang mereka pelajari. 

4. Akui Setiap Usaha

Siswa patut mendapat pengakuan atas kecakapan dan kepercayaan diri mereka. 

5. Jika Layak Dipelajari, Maka Layak Pula Dirayakan

Perayaan memberikan umpan balik mengenai kemajuan dan meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar.
Demikain 5 Prinsip Pembelajaran Quantum Teaching sesua dengan prinsip yang dikemukakan oleh Deporter dalam

April 24, 2012

Game yang Menghina Islam

Assalamualaikum sobat semuanya !!! Salam Islam !!!! Kali ini saya akan share kepada sobat semuanya mengenai Game Yang Menghina Islam. Saya sebagai salah satu dari berjuta umat islam di dunia, merasa memiliki kewajiban untuk menyampaikan berita ini . Game adalah salah satu hiburan yang sangat dan sangat digemari orang , apalagi remaja dan anak-anak. tapi tanpa kita sadari, lewat permainan game tersebut kita telah di jajah oleh orang kafir. dijajah dalam hal waktu, yang bisa membuat kita lupa sholat, dijajah dalam hal keimanan melalui game.orang-orang kafir secara tidak langsung menghipnotis kita, agar kita tertarik dengan apa yang kita mainkan, dan lama-kelamaan kita menggilainya, bahkan merasa bahwa apa yang dimainkan tersebut adalah nyata. Ok sob , ini ada beberapa game yang mungkin secara sengaja atau tidak telah menghina islam . Saya sangat prihatin sob , karena game-game ini  justru game yang disukai remaja dan anak-anak islam, bahkan saya mengaku dengan jujur, pernah memainkan game ini dan sempat menggilainya "Ya Allah Ampun ya Allah ''. ini sob daftar game-gamenya : DEVIL MY CRY 3

                                                                           

Nah Game ini belum pernah saya mainkan sob,secara garis besar game ini menceritakan seseorang yang bertugas untuk menentang syaitan , dan caranya adalah dengan memasuki sarang setan yang terdiri dari 12 pintu. Dan Mari kita lihat unsur penghinaanya.



Sobat bisa melihat pintu tersebut, pintu tersebut adalah jalan menuju alam setan. pertama kali saya lihat pintunya saya merasa biasa saja, tidak ada yang aneh. dan setelah saya bandingkan dengan gambar yang ini...

Sobat tau ini gambar apa ??? ini adalah Pintu Ka'bah,dengan sengaja pintu dalam game ini dibuat persis menyerupai pintu ka'bah. dengan maksud, tidak lain dan tidak bukan adalah dengan maksud menghina kita semua umat islam, karena telah menyembah sarang setan (ka'bah). Mari kita telusuri lagi...
                                                                                       
                                                                               

Sobat bisa lihat dengan JELAS , gambar yang dilingkari tersebut adalah lafadz ALLAH. Akankah sobat semua terima dengan penghinaan ini, kalau saya sangat tidak terima sob...lanjut ke game berikutnya 
CLIVE BARKER UNDYING


Game garapan EA Games ini juga belum pernah saya mainkan sob, tapi saya sering melihat anak-anak kecil memainkan game ini dengan khusu' dan serius sob , ya saya merasa maklum. namanya juga anak kecil, tapi ternyata yang membuat mereka betah memainkan game ini adalah karena mereka digoda sama setan sob. secara tidak sadar mereka sambil bermain game juga sambil ditemanin setan. makanya betah sob. game ini juga mengisahkan perlawanan terhadap setan. dan letak penghinaannya adalah di saat memasuki istana setan. terdapat lafadz Allah di dindingnya :
Gambar diatas merupakan gambar istana setan. dan sobat bisa lihat sendiri. dengan jelasssss !!! terpampang tulisan arab dan Lafadz Allah. Nauzubillah... ini seolah-olah mengatakan bahwa siapa saja yang menyembah Allah adalah sekutu setan.
Astagfirullah...semoga yang buat game ini di azab oleh Allah .Aminn !! Lanjut ke game berikutnya
PRINCE OF PERSIA
Game yang berlatar tempat di Persia atau sekarang adalah Kawasan Iran,Irak,Mesir ini secara keseluruhan memang bertemakan islam, seorang pangeran yang ceritanya membalas dendam ini memang dengan kasat mata tidak ada unsur penghinaanya terhadap islam. tapi setelah di selidiki,unsur penghinaanya adalah :
                                                                        
Sobat bisa lihat pedangnya pangeran dastan. bertuliskan Arab yang Artinya ''“Sebarkanlah ajaranku walau satu ayat pun” (Sabda Rasulullah SAW). lantas dimana unsur penghinaanya ??? didalam Game ini pangeran membunuh siapa saja yang menghalanginya ... dan membunuh prajurit-prajurit persia, tahukah sobat bahwa prajurit persia adalah muslim. secara tidak langsung game ini mengatakan bahwa ajaran Rasullulah yang disebarkan adalah ajaran membunuh. dan mengatakan bahwa umat islam adalah kaum barbar. Nauzubillahmindzalik..
GUITAR HERO 3
Orang yang memainkan game ini sob , dibuat mabuk !!! seolah-olah merasakan lantunan lagu dan jingkrak-jingkrak seperti yang di game,tanpa mereka sadari .Game ini menghina islam dengan Telak dan Jelas.mari kita lihat :
Apakah sobat terima ???? kalo saya Sangat TIDAK terima. Lafadz ALLAH dengan jelas terpampang dilantai panggung dan di injak-injak.dan coba sobat lihat latar belakang panggung adalah setan-setan semua. Nauzubillah,semoga Allah yang maha perkasa menghukum dengan hukuman yang pedih  :  
RESIDENT EVIL 4
Game yang bisa dibilang seru dan digemari remaja ini merupakan salah satu game yang menghina Islam sob, di dalam Game ini diceritakan seorang yang bertugas mengemban misi menyelamatkan dunia dari ancaman zombie (mayat hidup) dan zombie disini adalah dikategorikan jahat dan wajib di bunuh. Unsur penghinaannya sebenarnya sudah ada sejak pertama kali main, tapi yang sangat Jelas adakah saat Leon memasuki Sarang Zombie . Pintu tersebut terdapat simbol Iluminati dan pintu tersebut dibuat persis dengan pintu Pintu Omar Bin Khattab, Masjid Nabawi. Mari kita lihat :
Lambang Asli Iluminati pada pintu tersebut di bawah ini adalah pintu Umar Bin Khattab
 
Gabungan dan Unsur penghinaannya adalah :
                                                                                 
sangat jelas bukan??! gambar kaligrafi dari pintu umar bin khattab dibuat sama persis tanpa diubah Tulisan Kaligrafi yang Berlafadz Nabi Muhammad. dan di tindih dengan lambang iluminati .Nauzubillah...kita dapat mengambil kesimpulan bahwa sarang zombi , berpintu dengan lafadz Nabi Muhammad SAW, jadi maksud dari penghinaan ini adalah , kita semua umat islam pengikut nabi Muhammad SAW digambarkan zombie yang wajib dimusnahkan dari muka bumi. NAUZUBILLAHMINZALIK... 
ok sob , itu tadi penelusuran saya tentang Game yang Menghina Islam. mari kita musnahkan game tersebut dengan cara tidak memainkannya, saya harap setelah sobat membaca artikel ini, sobat memberitahukan kepada sobat-sobat yang lainnya yang belum tahu, sebenarnya hampir semua game memiliki unsur yang sedikit menyinggung Islam, tapi saya rasa game yang telah saya bahas ini , sangat telak dan wajib dijauhi. wajib  ya sob !!!! saran saya, marilah kita menggunakan waktu dengan hal yang berguna , sebelum saya mengetahui Game-game ini menghina Islam, saya juga seorang yang suka bermain game , tapi setelah saya mengetahuinya  , degan jujur saya mengatakan,saya mulai memilih-milih game untuk dimainkan.Ok sob terimakasih sudah berkunjung , semoga bermanfaat ya...

Jadi, Sebenarnya Apa Agama Kartini?



Pembahasan mengenai Kartini memang tidak kunjung usai. Pro kontra pun senantiasa mewarnai berbagai pendapat untuk melihat sisi keislaman dan theosofi dari seorang Kartini. Sampai saat ini pun masih terjadi pertentangan untuk mendefiniskan apakah Kartini seorang theosofi atau seorang mukmin sejati?

Pembahasan mengenai Kartini memang tidak kunjung usai. Pro kontra pun senantiasa mewarnai berbagai pendapat untuk melihat sisi keislaman dan theosofi dari seorang Kartini. Sampai saat ini pun masih terjadi pertentangan untuk mendefiniskan apakah Kartini seorang theosofi atau seorang mukmin sejati?



Untuk memberikan kesimpulan yang jelas, kiranya hal ini mesti dibahas secara komperhensif dan tuntas dengan menyertakan bukti-bukti historis yang ada disertai analisis tajam untuk mengupasnya.

Sisi Keislaman Kartini

Menurut Prof. Ahmad Mansyur Suryanegara, dalam bukunya“Api Sejarah” (2009), dari surat-suratnya yang dikenal dengan “Habis Gelap Timbullah Terang” dikisahkan bagaimana kekaguman Kartini kepada Al Qur’an. Kartini pernah menulis tentang kekagumannya terhadapan Kitab Suci yang mulia ini sebagaimana tertera pada suratnya kepada Ny. Abendanon tertanggal 15 Agustus 1902.

“Alangkah bebal dan bodohnya kami, kami tidak melihat, tidak tahu bahwa sepanjang hidup ada gunung kekayaan disamping kami”.

Ahmad Mansyur kemudian menyatakan bahwa Kartini menilai Al Qur’an sebagai gunung kekayaan yang telah lama ada disampingnya. Akibat pendidikan Barat, Al Qur’an menjadi terlupakan, namun setelah Tafsir Al Qur’an dibacanya, Kartini melihat Al Qur’an sebagai gunung agung hakikat kehidupan.

Kartini tidak hanya ingin memahami dirinya sendiri, namun juga mempelopori kecerdasan terhadap anak bangsa. Sikap perjuangan Kartini agar kesetaraan pendidikan terhadap anak bangsa yang bukan dari Jawa, menurut Profesor Ahmad Mansyur, sangat dipengaruhi oleh ajaran Al Qur’an. Lingkungan kehidupan kabupaten Jepara merupakan medan persemaian tumbuh kembangnya ajaran Islam di kalangan Boepati yang berpikiran semaju sejalan dengan kaum muda.

Melalui surat-suratnya, Kartini juga memberikan gambaran akan gagalnya agama Protestan sebagai agama penjajah Belanda. Demikian pula Katolik yang dikembangkan agama penjajah Portugis, sebelum penjajah Protestan Belanda datang.

Kepada E.C Abendanon Kartini mengingatkan bahwa Zending Protestan jangan bekerja dengan mengibarkan panji-panji agama. Jangan mengajak orang Islam memeluk agama Nasrani. Hal ini akan membuat zending memandang penduduk Islam sebagai musuhnya. Dampaknya semua agama akan menjauhi zending.

Kartini menolak ajakan Ny. Van Kol untuk berpindah agama menjadi Kristen. Agama Kristen dalam pandangan Kartini adalah agama penjajah. Hal itu dinilai akan merendahkan derajatnya. Pada tanggal 21 Juli 1902, secara halus Kartini mengatakan kepada Ny, Van Kol, “Yakinlah Nyonya, kami akan tetap memeluk agama kami yang sekarang ini”.

Kartini kemudian mengingatkan Ny. Van Kol, tentang tekad muianya yang akan tetap erjuang untuk menyadarkan Barat agar dapat bertoleransi terhadap agama Islam, “Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat agama lain memandang agama kami Islam patut disukai”.

Pada surat itu juga Kartini menulis kepada Ny. Van Kol,

”Tiada Tuhan kecuali Allah! Kata kami umat Islam, dan bersama-sama kami semua yang beriman, kaum monotheis; Allah itu Tuhan, Pencipta Alam Semesta.”

Itulah kira-kira paparan Prof. Ahmad Mansyur dan beberapa data lainnya dalam melihat Kartini sebagai pejuang Islam. Bahkan, dalam buku Prof Mansyur, bahasan mengenai Kartini masuk dalam sub bab berjudul ‘Peran Ulama dalam Gerakan Kebangkitan Kesadaran Nasional (1900-1242 M)'. Artinya Prof Mansyur bisa dikatakan mengakategorikan Kartini sebagai orang yang alim dalam Islam.

Kartini dan Pengaruh Theosofi

Sekalipun fakta-fakta kekaguman Kartini akan Islam dan nilai dalam Al Qur’an menjadi tidak terelakkan, fakta lain tentang pengaruh theosofi dalam pemikirannya juga menjadi catatan tersendiri yang mesti diungkap.

Banyak Surat Kartini yang kontradiksi atau tidak sejalan terhadap pembelaannya kepada agama Islam. Menariknya ucapan kartini itu disampaikan pada tanggal yang sama pula di saat kekagumannya mengalir kepada Islam.

Pada tanggal 15 Agustus 1902, Kartini mengirim Surat kepada Nyonya Abendanon yang bisa dikatakan memandang Islam sebagai agama ritual belaka.

”Kami bernama orang Islam karena kami keturunan orang-orang Islam, dan kami adalah orang-orang Islam hanya pada sebutan belaka, tidak lebih. Tuhan, Allah, bagi kami adalah seruan, adalah seruan,adalah bunyi tanpa makna.”

Selanjutnya pandangan teosofis Kartini juga terlihat pada surat yang dikirim ke Nyonya Abendanon tertanggal 14 Desember 1902, berarti empat bulan setelah ia menyatakan kekaguman akan Islam.

“Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni.” (Surat kepada Ny Abendanon, 14 Desember 1902).

Juga suratnya kepada Ny. Andriani, tanggal 24 bulan September 1902 dan 5 Juli 1903.

”Betapapun jalan-jalan yang kita lalui berbeda, tetapi kesemuanya menuju kepada satu tujuan yang sama, yaitu Kebaikan. Kita juga mengabdi kepada Kebaikan, yang tuan sebut Tuhan, dan kami sendiri menyebutnya Allah.” (Surat kepada Dr N Adriani, 24 September 1902).

”Tidak peduli agama apa yang dipeluk orang dan bangsa apa mereka itu. Jiwa mulia akan tetap mulia juga dan orang budiman akan budiman juga. Hamba Allah tetap dalam tiap-tiap agama, dalam tengah-tengah segala bangsa” (Surat kepada Dr N Adriani, 5 Juli 1903)

Selanjutnya merujuk dari surat-surat “pluralisme” Kartini, Artawijaya dalam buku “Gerakan Theosofi di Indonesia”(2010) menjelaskan bagaimana keterlibatan Kartini dengan Theosofi. Meskipun tak ada pengakuan bahwa dirinya seorang theosof namun beberapa inti ajaran dan ritual theosofi seperti persamaan semua agama, mengabdi kepada “Kebaikan”, sebagai tujuan akhir (ultimate goal), serta ajaran tentang gaya hidup vegetarian yang juga banyak dilakukan anggota theosofi, itu semua diamalkan oleh Kartini.

Belakangan jaringan theosofi di Indonesia juga mendirikan Kartini School (Sekolah Kartini) yang mulanya didirkan diBandung oleh seorang teosof bernama R. Musa dan kemudian menyebar di berbagai daerah di Jawa. Tercatat ada beberapa daerah yang berdiri Sekolah Kartini, yaitu Jatinegara (Jakarta), Semarang, Bogor, Madiuan (1914), Cirebon, Malang (1916), dan Inderamayu.

Jadi, sisi theosofi Kartini juga adalah fakta sejarah yang suka tidak suka, tak bisa kita pungkiri.

Bagaimana Posisi Kartini?

Ada beberapa hal yang mesti kita lihat untuk menengahkan masalah dari dua sikap Kartini yang saling kontradiksi.

Pertama, kita harus meletakkan Kartini sebagai orang awam. Hal inilah yang sempat dinyatakan Tiar Anwar Bachtiar, Kandidat Doktor Sejarah Universitas Indonesia, dalam wawancaranya dengan Eramuslim.com berjudul "Pakar Sejarah: Kesan Feminis Kartini Adalah Taktik Belanda", pada tanggal 20 April 2011.

Sebagai catatan, Sejak umur 12 tahun, Kartini banyak berdiam diri di rumah dan harus tinggal di rumah karena sudah dipingit. Oleh karenanya dalam masa “pencarian” itu, Kartini akan bertemu apa saja, siapa saja dan dimana saja, termasuk akhirnya Belanda.

Secara psikologis, Kartini terombang-ambing untuk memenuhi dahaganya tentang arti sebuah agama. Kartini pun juga tidak memiliki fundamentasi Islam yang kuat. Lingkungan di sekitar Kartini yang cenderung merujuk kepada Islam kejawen dengan mencampurkan agama tauhid dan sinkretisme mengantarkannya pada pemahaman keIslaman yang tidak utuh.

Kedua, pengaruh Belanda. Ayah Kartini, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang bupati Jepara terkenal memiliki jaringan luas terhadap Belanda. Saat itu ada semcam prestise tersendiri di kalangan birokrat Nusantara saat memiliki persentuhan dengan bangsawan Belanda.

Hal ini kemudian didukung suasana tempat belajar Kartini (sampai usia 12 tahun) di ELS (Europese Lagere School) dimana hampir semua gurunya orang Belanda. Pelajar di Sekolah Belanda dan gurunya sedikit banyak terlibat theosofi. Tidak hanya terpengaruh theosofi, Kartini juga terpengaruh pemikiran liberalisme dan feminis ekstrimis-nya Stella Zeehandelaar.

Setelah mendekam di rumah, karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Disinilah faktor kolonialisme dimanfaatkan Belanda untuk “membentuk” Kartini.

Ketiga, terputusnya hubungan Kartini dengan Kiai Soleh Darat di Semarang. KH.Soleh Darat merupakan sosok ulama yang memilki andil besar terhadap Kartini di akhir-akhir hidupnya. Kiai Soleh Darat adalah guru dari ulama-ulama’ yang mendirikan NU dan Muhammadiyyah, seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH Mahfuzd (pendiri Ponpes Termas, Pacitan), KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), dan lain sebagainya

Dengan Kiai Soleh Darat, Kartini bagai bertemu cahaya yang mengantarkannya ke pemikrian Islam yang sesungguhnya. Suaminya pun, seorang Bupati Rembang, termasuk santri yang agak senang mengaji.

Namun sayang pertemuan Kartini dengan Kiai Soleh Darat, tidak berlangsung lama. Kiai Soleh Darat meninggal pada tahun itu juga, menyusul Kartini pada satu tahun berikutnya. Namun sampai detik ini, belum ada fakta sejarah yang menceritakan bahwa Kartini menarik ucapan-ucapanya terkait theosofi. Wallahua’lam.